Ads

Sunday, 14 January 2018

Krisis Ilmu Ekonomi, Perlunya dan Falsafat Ilmu Ekonomi Pancasila

Bagaiaman menghadapi krisis ilmu ekonomi? Apa hunungannya dengan ekonomi pancasila? Melanjutkan materi  , sebelumnya sudah dibahas Krisis Ilmu Ekonomi, Kegagalan Ilmu Ekonomi Konvensional dan Kebutuhan Ilmu Ekonomi Alternatif

3. Perlunya Ilmu Ekonomi Pancasila

Ilmu ekonomi Pancasila adalah ilmu ekonomi kelembagaan (institutional economics) yang menjunjung tinggi nilai-nilai kelembagaan Pancasila sebagai ideologi negara, yang ke-5 silanya secara utuh maupun sendiri-sendiri menjadi rujukan setiap pelaku ekonomi orang Indonesia.
Ekonomi Pancasila merupakan ilmu ekonomi yang khas (berjati diri) Indonesia yang digali dan dikembangkan berdasar kehidupan ekonomi riil (real-life economy) rakyat Indonesia. Ilmu ekonomi Pancasila mengacu pada sila-sila dalam Pancasila yang terwujud dalam lima landasan ekonomi yaitu ekonomi moralistik (ber-Ketuhanan), ekonomi kemanusiaan, nasionalisme ekonomi, demokrasi ekonomi (ekonomi kerakyatan) dan diarahkan untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Secara komprehensif Dawam Rahardjo menguraikan perlunya pengembangan ilmu ekonnomi Pancasila, yaitu : Pertama, untuk mengembangkan lebih lanjut pemikiran-pemikiran di sekitar Ekonomi Pancasila yang telah dirintis oleh Emil Salim sebagai sistem dan di populerkan sebagai teori/ilmu oleh Mubyarto. Kedua, untuk melakukan sosialisasi gagasan, baik ke lingkungan akademis, lingkungan biokrasi dan politik, maupun masyarakat pada umumnya, dengan tujuan agar nalar ekomoni Pancasila dipakai sebagai pedoman pengembangan ilmu ekonomi baru atau alternafit, dan agar lebih diterima dan diterapkan dalam praktek pembangunan dan usaha. Ketiga, untuk menjawab kritik, keraguan, atau skeptisme terhadap gagasan ekonomi Pancasila. Keempat, untuk menerapkan nalar ekonomi Pancasila dalam menanggapi persoalan-persoalan ekonomi dan pembangunan, khususnya dalam menanggulani krisis. Kelima, melakukan reformasi terhadap sistem ekonomi dan perekonomian Indonesia. Keenam, menanggapi perkembangan pemikiran neo-liberalisme dan globalisasi. Ketujuh, ikut memberikan jawaban terhadap persepsi mengenai krisis ilmu ekonomi konvensional  dan relevansi ilmu ekonomi. Kedelapan, menyediakan bahan pengajaran ilmu ekonomi yang berdasarkan kerangka teori ekonomi Pancasila, yang berbeda dengan dan merupakan alternatif terhadap teori ekonomi konvensional.


4. Filasafat Ilmu Ekonomi Pancasila

Tiga landasan filsafat ilmu ekonomi Pancasila yang sesuai dengan prosedur untuk mendapatkan legitimasi ilmiah yaitu meliputi aspek ontologi, epistemologi dan aksiologi. Ontologi adalah wacana mengenai keperiadaan, epistemologi merupakan cara pemahaman atau metode penelitian dan kajian, sedangkan aksiologi adalah pembahasan mengenai nilai, khususnya nilai guna, sebagaimana dicerminkan oleh tujuan (aim, goal, dan visi), hasil atau output dari suatu proses, dalam pelaksanaan Sistem Ekonomi Pancasila.

Ekonomi Pancasila sebenarnya merupakan istilah dan pengetahuan yang relatif baru dan hingga kini masih dalam proses pengkajian dan uji coba (eksperimen). Dengan demikian maka ekonomi Pancasila adalah sebuah gagasan yang masih harus diperjuangkan, tidak saja melalui kajian dan pengajaran tetapi juga melaui praktek dan bahkan gerakan.

Bersambung ke Rangkuman Krisis Ilmu Ekonomi


No comments:

Post a comment